Serba-serbi

Jenis Kelinci Yang Wajib Kamu Ketahui

Kelinci merupakan makhluk berbulu lembut yang disukai banyak orang sehingga banyak yang tertarik untuk membelinya sebagai hewan peliharaan. Jenis kelinci pun bervariasi dari bentuk mata, telinga, bulu hingga ukuran tubuhnya. Secara umum, kelinci dibedakan menjadi dua jenis, yakni kelinci hias dan kelinci pedaging.

Mengenal Jenis Kelinci Hias Dan Kelinci Pedaging

Tidak semua jenis kelinci diperuntukkan sebagai peliharaan atau kelinci hias. Ada juga yang namanya kelinci pedaging. Umumnya kelinci hias adalah yang kelinci yang berukuran kecil mungil sedangkan kelinci pedaging berukuran lebih besar dan gempal. Jika Anda menginginkan kelinci peliharaan yang lucu dan imut, maka jangan sampai Anda membeli kelinci jenis pedaging karena ia akan tumbuh membesar dan tidak imut lagi.

  1. Kelinci Hias

Kelinci hias memiliki berbagai varietas dan yang paling populer di Indonesia adalah jenis Rex. Kelinci ini memiliki ciri khas bulu yang tebal dan lembut dan telinga panjang tegak. Selain Rex, ada beberapa jenis kelinci yang tergolong imut karena pertumbuhan mereka yang lambat seperti Dwarf Hortot dan Netherland Dwarf. Seperti namanya, kedua jenis kelinci tersebut berukuran dwarf atau kecil. Yang tidak kalah menggemaskan adalah kelinci Lop dengan telinganya yang menggantung ke bawah dan ukurannya cukup imut. Jenis kelinci hias yang lain seperti Angora juga banyak dipelihara karena bulunya panjang dan tebal.

  1. Kelinci Pedaging

Selain kelinci hias, ada juga kelinci pedaging yaitu kelinci yang dipelihara untuk diambil dagingnya. Daging kelinci halal untuk dimakan karena kelinci merupakan herbivora. Adapun tiga jenis kelinci pedaging yang biasa diternakkan yaitu kelinci Flemish Giant, New Zealand dan Rex. Kelinci Flemish Giant merupakan kelinci yang pernah memecahkan rekor dunia dengan berat mencapai 22,2 kg. Kelinci ini memang mudah tumbuh besar, oleh karenanya jenis ini lebih sering diternakkan sebagai kelinci pedaging, meskipun ada beberapa orang yang merawatnya sebagai hewan peliharaan.

Kelinci lain yang pertumbuhannya cepat adalah New Zealand atau sering juga disebut kelinci Australia. Meskipun tidak bisa tumbuh sebesar Flemish Giant namun ukurannya cukup untuk dijadikan kelinci pedaging. Harganya pun lebih terjangkau daripada Flemish Giant. Selain Flemish Giant dan New Zealand, ada juga kelinci Rex. Kelinci ini selain dapat diambil dagingnya, bulunya yang lembut dan tebal juga dapat dimanfaatkan sehingga peternak mendapatkan dua keuntungan sekaligus jika memelihara jenis ini. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai kelinci, Anda dapat mengakses situs kelincipedia.com.